Menanamkan nilai-nilai toleransi dan moral tidak melulu harus melalui ceramah atau teori panjang di dalam kelas. SMP Negeri 9 Jember kembali menghadirkan terobosan kreatif yang menggabungkan pendidikan karakter dengan keseruan bermain. Beberapa hari yang lalu, sekolah menggagas dan menguji coba sebuah media pembelajaran interaktif berupa permainan "Ular Tangga Toleransi".
Uji coba permainan edukatif ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan kepramukaan di sekolah. Penggabungan ini dinilai sangat selaras dengan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka yang senantiasa mengajarkan kasih sayang sesama manusia dan persaudaraan tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Bermain Sambil Mengasah Empati Secara visual, permainan ini mirip dengan ular tangga pada umumnya, namun dengan modifikasi yang sarat akan makna. Di beberapa titik atau kotak pada papan permainan, telah disisipkan berbagai "pertanyaan pemantik" yang berkaitan erat dengan nilai-nilai moral, kerukunan beragama, dan penyelesaian masalah (problem solving) terkait toleransi.
Ketika bidak siswa berhenti di kotak-kotak khusus tersebut, mereka tidak hanya berdiam diri, melainkan ditantang untuk menjawab, beropini, dan berdiskusi dengan teman satu regunya. Pertanyaan-pertanyaan pemantik ini dirancang untuk merangsang nalar kritis siswa dalam menghadapi perbedaan pendapat atau keyakinan di lingkungan sehari-hari.
Belajar Toleransi Tanpa Bosan Suasana kegiatan Pramuka yang identik dengan kedisiplinan dan kekompakan menjadi semakin hidup dengan hadirnya permainan ini. Gelak tawa dan antusiasme terlihat jelas saat para siswa berlomba mencapai garis akhir, sambil secara tidak sadar menyerap nilai-nilai luhur tentang saling menghargai.
Inovasi Ular Tangga Toleransi ini merupakan bukti nyata komitmen SMP Negeri 9 Jember dalam menyukseskan program Moderasi Beragama. Dengan pendekatan yang ramah anak dan fun learning, diharapkan nilai-nilai kebaikan, simpati, dan empati dapat tertanam kuat di alam bawah sadar siswa.
Langkah kreatif ini membuktikan bahwa selalu ada cara yang menyenangkan untuk merawat keharmonisan. Lewat selembar papan ular tangga dan lemparan dadu, siswa-siswi SMP Negeri 9 Jember tengah merajut masa depan Indonesia yang lebih damai dan toleran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar