Pendidikan toleransi tidak cukup hanya dibaca dari buku atau diajarkan di dalam ruang kelas. Menyadari hal tersebut, SMP Negeri 9 Jember kembali melakukan aksi nyata dalam mengimplementasikan program Moderasi Beragama. Pada Sabtu, 22 Agustus 2026 lalu, para siswa diajak turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kunjungan ke enam tokoh dan tempat ibadah lintas agama di Kabupaten Jember.
Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman. Tujuannya adalah agar siswa dapat melihat, merasakan, dan berdialog langsung dengan para tokoh agama, guna memahami makna toleransi secara utuh.
Dalam rangkaian kegiatan yang penuh antusiasme tersebut, rombongan siswa SMPN 9 Jember melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus belajar ke enam rumah ibadah yang merepresentasikan keberagaman di Indonesia, yaitu:
Gereja GKJW Jawi Wetan
Gereja Katolik Santo Yusup
Masjid Jami’ Al-Baitul Amien
Vihara Dhamma Metta
Klenteng Pay Lien San
Pura Agung Amertha Asri
Di setiap lokasi, para siswa disambut hangat oleh para pengurus dan tokoh agama setempat. Lewat sesi dialog yang interaktif dan penuh keakraban, para siswa diberikan ruang untuk bertanya dan belajar mengenai tata cara ibadah, nilai-nilai kebaikan yang diajarkan, serta sejarah masing-masing tempat ibadah.
Kegiatan lintas agama ini memberikan kesan dan pesan yang sangat mendalam bagi para peserta didik. Dari kunjungan ini, para siswa memetik sebuah kesimpulan berharga yang menjadi nilai luhur bangsa: Berbeda keyakinan dan berbeda cara ibadah, tapi kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menjaga kerukunan dan kedamaian di Bumi Pertiwi, Indonesia.
Kepala SMP Negeri 9 Jember berharap, melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah ibadah ini, wawasan kebangsaan dan empati siswa semakin terbuka. Mereka tidak lagi melihat perbedaan sebagai jurang pemisah, melainkan sebagai kekayaan bangsa yang harus dijaga harmoni dan kelestariannya.
Dengan langkah nyata ini, SMP Negeri 9 Jember terus membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang cerdas, moderat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar